Marketing Online, Ternyata Banyak Istilahnya

Marketing Online, Ternyata Banyak Istilahnya! Bisnis online dari tahun ke tahun semakin berkembang pesat. Laju pesatnya usaha ini membuat sebagian orang tertarik dan ikut berkecimpung di dalamnya. Apalagi ini merupakan usaha yang sedang tren, kelihatannya akan sangat keren jika kita pun memilikinya. Namun, tahukah Anda, apa itu marketing online?

Marketing Online

Marketing Online

Secara sederhana, marketing online yaitu bentuk usaha untuk mempublikasikan produk atau jasa melalui internet atau jaringan. Beberapa padanan untuk ini adalah pemasaran internet, pemasaran daring, pemasaran elektronik, pemasaran online, e-marketing, dan masih ada beberapa padanan lain. Untuk mengetahui informasi pengetahuan umum lainnya Anda bisa simak di situs kami.

Marketing online merupakan cabang dari marketing. Selain itu, istilah-istilah yang digunakan pun khusus. Banyaknya istilah ini harus dipahami oleh pemilik bisnis, ini penting agar pemilik bisnis mengerti apa yang dikelola. Bagaimana Anda akan mengelolanya jika Anda sendiri tidak paham dan mengerti istilah-istilah yang berkaitan dengannya? Khususnya marketing online.

Pertama, coba bayangkan terlebih dahulu Anda membeli sebuah gadget terbaru. Tentunya, Anda harus tahu istilah-istilah yang mendampingi gawai itu. Seperti lock-screen, Wi-Fi, bluetooth, dan lain-lain. Tanpa mengetahui istilah-istilah di atas, Anda akan kesulitan mengoperasikannya. Sama halnya dengan marketing online. Penting untuk Anda ketahui istilah-istilahnya agar mudah mengoperasikannya. Jika Anda mengalami kesulitan dalam mengoperasikannya, tentu profit yang Anda dapatkan pun tidak maksimal.

Bagi orang-orang yang sudah lama terjun ke dalam dunia ini, tentu tidak akan kesulitan lagi. Hanya perlu meng-update pengetahuannya dan strategi tentang pemasaran online. Selain itu, penguasaan teknik dan pendekatan e-marketing terbaru juga dapat meningkatkan profit penjualan Anda.

Menguasai istilah-istilah pemasaran daring memudahkan Anda dalam menentukan dan mengkampanyekan marketing online dan hasilnya akan lebih efektif. Ini bertujuan untuk tidak mengkampanyekan pemasaran tanda ada dasar ilmiah.

Lalu, Istilah Apa Saja yang Ada di Marketing Online?

Saya sudah merangkumnya menjadi sepuluh istilah marketing online yang up to date baru-baru ini, yaitu.

marketing online

marketing online

Presensi Online

Pertama, adalah presensi online. Lebih dikenal dengan Online Presense. Merupakan ketersediaan informasi bisnis Anda yang dapat ditemukan secara daring melalui desktop atau mobile. Anda dapat membangun presensi online dengan bantuan website resmi, sosial media, bahkan pencarian Google.

Ini juga menjadi salah satu faktor buyer untuk membeli produk Anda. Salah satu cara paling efektif untuk meningkatkan online presense adalah dengan menggunakan blog. Tentunya, blog yang aktif, keaktifan blog ini memungkinkan untuk ditemukan oleh mesin pencarian secara optimal. Riset Google mengatakan bahwa 84% orang melakukan survei daring terlebih dahulu sebelum memulai pembelian. Baik pembelian online maupun offline. Oleh sebab itu, kehadiran informasi yang berkaitan dengan produk secara daring memberikan  kemudahan akses pada konsumen.

LG (Lead Generation)

Istilah marketing online selanjutnya yaitu LG atau Lead Generation. Usaha, kegiatan atau aktivitas yang dilakukan untuk menarik perhatian orang asing untuk berkunjung pada website Anda disebut dengan lead generation. Secara sederhana, LG adalah proses menarik perhatian orang-orang agar mengetahui perusahaan kita dan mengubah mereka menjadi calon konsumen potensial. Ini bertujuan untuk mendapatkan leads yang merupakan calon pelanggan potensial untuk kita.

CTA

Sebelumnya, di poin kedua istilah marketing online, Anda mengubah orang-orang asing menjadi calon pelanggan potensial (leads), di sini, Anda harus mendorong mereka untuk melakukan sebuah aksi atau tindakan yang menguntungkan, terutama untuk Anda. Tindakan yang dimaksud berupa memberikan informasi kontak lengkap, menjadi subscriber, dan paling utama membeli produk atau jasa. Agar lead dapat mepakukan salah satu hal tersebut, mereka membutuhkan petunjuk atau perintah dari Anda. Nah, perintah atau petunjuk itulah yang disebut dengan CTA. Call to action.

CTA dapat berupa gambar, teks, ilustrasi, dan lain-lain yang mendorong lead untuk melakukan tindakan, seperti yang saya sebut di atas. Setelah mereka mendapat informasi dan memahami produk dan jasa Anda, lantas tertatik, saat inilah fungsi CTA. CTA mengakomodasi ketertarikan mereka. Agar calon konsumen tahu apa tindakan selanjutnya.

Baca Juga : https://www.panjangbanget.com/sim-card-tak-terdeteksi/

Laman Pendaratan

Jika sebelumnya di istilah marketing online CTA, kita diarahkan harus ke mana setelah lead mengeklik atau melanjutkan prosedur. Calon konsumen akan diarahkan ke sebuah laman, laman inilah yang disebut landing laman atau landing page. Merupakan laman sebuah laman website yang dibuat khusus untuk untuk tujuan marketing atau kampanye iklan. Atau bisa juga disebut laman pendaratan setelah pelanggan mengeklik AdWords, AdBanner, dll tentang produk kita. Itulah mengapa laman ini disebut laman landing, karena merupakan tempat pendaratan.

Sebelum membahas lebih jauh tentang istilah marketing online, ada baiknya Anda tahu perbedaan antara laman pendaratan dengan laman rumah atau homepage.

Laman Rumah:

  • Mengarah ke laman utama website
  • Fungsinya untuk menggambarkan keseluruhan bisnis
  • Menyediakan link ke laman-laman penting
  • Memungkinkan calon pelanggan untuk mempelajari semua produk yang dijual di website

Laman Pendaratan:

  • Mengarah pada salah laman dalam website.
  • Fungsinya untuk menerima trafik dari satu atau lebih saluran marketing (iklan, email marketing, ads referral, dan lain-lain)
  • Fokus pada satu topik.
  • Mendorong calon pelanggan untuk mengambil tindakan tertentu.

Ada dua laman pendaratan dalam marketing online, yaitu:

Lead Generation Landing page bertujuan mengumpulkan informasi calon pelanggan potensial (leads) seperti email, nomor telepon, dan lainnya. Untuk imbalannya akan mendapatkan e-book atau layanan konsultasi gratis.

Click Through Landing page berfungsi sebagai tempat lead melakukan pembelian. Terdapat CTA jelas yang mendorong mereka untuk membeli.

Konversi

Selanjutnya dalam marketing online ada konversi. Aku salah situasi di mana lead melakukan sesuatu sesuai keinginan perusahaan. Sederhananya mereka merespon CTA yang dirilis. Tujuan utama segala kegiatan yang Anda lakukan adalah Conversion atau konversi. Konversi adalah parameter keberhasilan bisnis Anda, bukan trafik. Semakin banyak orang melakukan konversi, semakin meningkat revenue yang didapatkan. Oleh karena itu, pemilik website harus mampu mendorong lead untuk melakukan konversi.

CRO dalam Marketing Online

Yaitu mengubah pengunjung website menjadi konsumen. Nah, persentase konversi mengubah pengunjung ini disebut dengan Rate Konversi. Konversi rate yang rendah menunjukkan sedikitnya pengunjung yang melakukan konversi, alias hanya mengunjungi website tanpa melakukan tindakan lebih. Di sini Anda membutuhkan strategi tertentu agar bisnis yang Anda kelola mendapatkan Conversion Rate yang tinggi dengan optimal. CRO adalah langkah sistematis untuk meningkatkan conversion rate di website.

Baca Juga : https://www.panjangbanget.com/jenis-internet-marketing-banyak-pengetahuan/

Langkah yang dapat dilakukan adalah melakukan riset terhadap pengalaman pengguna. Tujuannya untuk memahami bagaimana pengalaman pengguna, perilakunya, dari mana datangnya, dan apa yang menyebabkan mereka convert atau tidak. Kedua, menghilangkan halangan yang Anda temukan dalam riset. Tujuan akhinya adalah menentukan cara terbaik untuk meningkatkan rate konversi website. Jadi, trafik tinggi harus diikuti konversi yang tinggi juga.

Itulah beberapa istilah marketing online yang sedang tren saat ini. Masih ada beberapa istilah lain, yaitu Affiliate Marketing, Remarketing, CaC (consumer acquisition cost), dan Web Hosting. Bagaimana, tertarik untuk mencoba?

shares