Kumpulan Kejadian – Kejadian Aneh Yang Terjadi Di Tahun 2018!

Kumpulan Kejadian – Kejadian Aneh Yang Terjadi Di Tahun 2018. Berbagai kejadian aneh yang muncul di langit ataupun di bumi kerap kali menjadi sorotan semua orang. Masyarakat awam, pengamat amatir bahkan hingga astronom profesional tertarik atas kejadian yang dirasa aneh. Kejadian aneh yang terjadi ini misalnya seperti terjadinya gerhana bahkan hingga hujan meteor dll. Biasanya hal ini merupakan salah satu momen yang memang di tunggu oleh banyak orang walaupun hanya sekedar untuk melihat.Bahkan sampai ada beberapa orang yang percaya dan menjadikan kejadian ini sebagai patokan upacara keagamaan.

Kejadian aneh

Kejadian aneh

Ada juga beberapa kejadian aneh yang terjadi namun lebih samar  misalnya oposisi planet, minimoon atau bluemoon dll. Hal ini bisa jadi hanya terjadi dan dikenal untuk beberapa kalangan saja. Pada tahun 2018 ini telah cukup banyak kejadian-kejadian aneh yang terjadi. Dapat di katakan bahwa di tahun ini memiliki keunikan karena dalam beberapa kesempatan Anda bisa mengamati beberapa kejadian Aneh yang terjadi di alam Kita ini dalam satu waktu yang bersamaan. Disini kami memberi ulasan untuk Anda mengenai pengetahuan umum mengenai kejadian aneh yang perlu Anda ketahui.

Kejadian aneh yang dimaksud bisa jadi bukanlah hal yang di tunggu oleh masyarakat. Kejadian ini dapat berupa bencana yang menimpa bahkan dapat merenggut nyawa banyak orang. Sehingga hal ini merupakan salah satu kejadian yang dapat mengiris hati beberapa keluarga yang ditinggalkan. Berikut ini merupakan beberapa kejadian aneh yang terjadi di alam pada tahun 2018.

Kejadian – Kejadian Aneh Pada Tahun 2018

Salah satu kejadian aneh yang terjadi di tahun 2018 yang di kategorikan sebagai hal yang tidak diinginkan yaitu terjadinya kebakaran di Gili Lawa. Pada tanggal 1 bulan Agustus lalu tepatnya pada pukul 19.00 Wita, Gili Lawa Darat di Taman Nasional Komodo (TNK) NTT mengalami kebakaran. Diduga Kebakaran ini terjadi karena akibar dari kecerobohan pengunjung. Kebakaran ini terjadi selama 9 jam lamanya. Kejadian ini melahap habis sekitar 10 hektar kawasan Gili Lawa Darat sehingga kondisinya sangat memprihatinkan.

Tak hanya sampai di situ saja pada hari Minggu tanggal 5 bulan Agustus bertepatan pada pukul 08.46 Wita telah terjadi Gempa. Gempa Bumi ini berkekuatan 7 Skala Richter mengguncang Lombok Nusa Tenggara Barat. Terjadinya Kejadian aneh ini mengakibatkan ratusan orang meninggal dunia dan ada beberapa ratus orang yang luka-luka. Hingga 3 hari setelah kejadian telah di temukan korban jiwa yang meninggal yaitu mencapai 131 jiwa.

Namun kejadian aneh tidak hanya berupa duka, ada juga kejadian yang di tunggu oleh masyarakat di dunia salah satunya yaitu gerhana total (Blood Moon). Di indonesia kejadian aneh ini merupakan gerhana bulan total yang terlama sepanjang abad ke 21 dengan durasi 103 menit. Mengapa demikian, karena masyarakat Indonesia dapat menyaksikan hal ini mulai pukul 00.13 bahkan hingga pukul 06.30.

Kejadian Aneh

Kejadian Aneh

Pada awal tahun 2018 telah terjadi kejadian aneh berupa supermoon tepat pada hari selasa tanggal 2 januari 2018. Di katakan merupakan kejadian aneh karena bulan purnama yang terjadi ini dapat Kita lihat pada jarak yang terdekat dari Bumi. Disimpulkan bahwa bulan sedikit lebih besar dari biasanya walaupun tidak terlalu jelas jika dilihat dengan mata telanjang. Dikatakan juga bahwa supermoon di tahun ini merupakan yang paling terang selama sebelumnya terjadi. Namun di sayangkan behwa puncak dari supermoon ini terjadi pada pagi hari yaitu pada pukul 09.24 WIB sehingga membuat kemunculannya terhalang oleh sinar Matahari.

Pada akhir bulan yaitu pada hari Rabu tanggal 31 januari 2018 telah terjadi Gerhana Bulan. Sejak awal malam tepatnya di pukul 18.48 WIB gerhana bulan sudah dapat terlihat. Puncak gerhana bulan ini terjadi antara pukul 19.51 sampai pada pukul 21.08 dan berkahir pada pukul 22.11 WIB. Di katakan oleh beberapa orang bahwa Gerhana Bulan ini lebih terang dari pada biasanya sehingga di namakan Gerhana Bulan Plus – Plus. Sehingga hal ini juga merupakan salah satu kejadian aneh yang di tunggu oleh beberapa orang.

Senin, 23 April 2018 pada saat sebagian besar wilayah Indonesia mengalami musim kemarau telah terjadi hujan meteor Lyrid. Kejadian aneh ini lebih menguntungkan karena kemungkinan langit mendung jauh lebih sedikit dibandingkan dengan musim hujan pada biasanya. Namun di sayangkan juga bahwa frekuensinya juga lebih sedikit daripada sebelumnya yang hanya berkisar 20 meteor dalam hitungan jam.

Kejadian aneh lainnya terjadi pada hari Jum’at di tanggal 27 Juli 2018 dimana keadaan matahari, bumi dan sebuah planet lain berada pada satu garis lurus. Sehingga pengamat dari planet mengatakan lebih mudah melakukan pengamatan karena planet tersebut di katakan lebih terang dalam sepanjang malam. Planet yang dimaksud ini adalah planet Mars. Sejak sebelumnya posisi Bumi dan Mars belum pernah berjarak sedekat ini yaitu dalam jarak 55,7 km.

Gerhana Bulan Plus – plus ternyata tidak terjadi dalam satu kali di tahun 2018. Pada hari Sabtu 28 Juli 2018 kembali terjadi Gerhana Bulan Plus-plus yang kedua. Musim pada waktu ini merupakan musim kering di sebagian besar wilayah Indonesia sehingga mempermudah pengamat melakukan pengamatan. Gerhana ini terjadi sejak pukul 01.24 dini hari dan mencapai puncaknya pada pukul 02.29 hingga berakhir pada pukul 04.13 WIB. Durasi gerhana Bulan ini selama 1 jam 42 menit dari puncaknya.

Kejadian aneh ini dinamakan Gerhana Bulan Plus-Plus karena dapat dilihat bahwa posisi ini sangat dekat dengan Mars sehingga terlihat berdekatan dengan Bulan. Selain itu bulan juga berada pada keadaan yang minimoon berbeda dari supermoon. Bahkan di saat terjadinya gerhana Kita juga dapat melihat hujan meteor Delta Aquarid pada langit utara dengan frekuensi 20 meteor per-jam. Hal ini di katakan bahwa kejadian alam ini terjadi dalam 4 fenomena sekaligus dalam satu malam.

Hujan Meteor Perseid terjadi pada tanggal 12 Agustus 2018 lalu. Dengan frekuensi 90 meteor dalam hitungan jam Kita sudah dapat dihibur oleh hujan meteor Perseid. Kejadian aneh ini terjadi pada musim kemarau sehingga resiko langit mendung menjadi kecil. Kejadian ini juga terjadi pada bulan baru (new moon) sehingga hal ini membuat langit malam terlihat lebih gelap. Dengan gelapnya langit malam akan membuat bola-bola api menjadi lebih terlihat ketika melesat dari rasi Bintang perseus di langit utara.

Baca Juga : https://www.panjangbanget.com/fitur-gadget-terbaru-trend-2019/

Sedangkan pada hari Sabtu 18 Agustus 2018 kembali terjadi kejadian Aneh yaitu bintang kejora terlihat sangat terang. Hal ini terjadi karena posisi Venus cukup tinggi bahkan mencapai Elongasi Maksimum. Oleh sebab itu membuat Venus tetap terlihat lebih mencolok walau saat senja bahkan hingga akhir tenggelam dan berpindah ke langit timur. Sedangkan pada tanggal 22 Oktober 2018 kembali terjadi hujan meteor yang melesat dati arah rasi bintang Orion. Rasi bintang ini mudah dikenali karena lokasinya tepat berada di puncak langit. Namun di sayangkan kejadian aneh ini terjadi pada saat bulan purnama sehingga tertutup cahaya bulan dan membuat bola-bola api tidak terlalu terlihat.

shares