Belajar Ilmu Islam Dalam Berbagai Tingkatan

Belajar Ilmu Islam Dalam Berbagai Tingkatan! Ilmu islam merupakan semua ilmu yang membahas seputar agama islam, pokok ataupun cabangnya dan sekaligus hal-hal yang menjadi panduan dari cabang tersebut. Ilmu islam juga dapat ditambahkan dari serangkaian ilmu yang menjadi pendahuluan. Terdapat juga ilmu islam yang mencakup disiplin-disiplin ilmu yang menjadi suatu pendahuluan. Ilmu islam juga mencakup disiplin-disiplin ilmu yang mempelajari termasuk dalam kewajiban agama walaupun hanya sekedar wajib kifayah.

ilmu islam

ilmu islam

Pada umumnya umat islam di Jawa mengenal filsafah kesepuluhan yang di sebut dengan syariat, tarikat, hakikat, dan markiat. Keempat syariat ilmu islam tersebut akan mengupas tataran kalbu atau iman serta sekaligus kesempurnaan refleksi dalam perilaku Kita. Tak dapat dipungkiri bahwa setiap insan yang penasaran dengan nilai-nilai hidup yang tinggi pasti akan berburu hal yang tidak diragukan kegunaannya, InsyaAllah. Sesuai dengan hukum alam bahwa tujuan hidup manusia adalah hanya semata-mata ingin bahagia di dunia maupun di akhirat. Untuk mengenal pengetahuan umum lainnya Anda bisa simak di situs kami.

Jika mengacu pada sebuah konsep yang salah kaprah maka tidak sedikit orang yang pergi ke makrifat tanpa mengenal syariat, tarikat, dan hakikatnya. Padahal dikatakan bahwa hal tersebut mustahil adanya untuk mengenal makrifat. Jika boleh berkata jujur maka hanya Kita yang tahu apa itu kata makrifat yang tanpa sedikit berfikir akan hal tersebut, apalagi sampai memasukinya. Untuk tahap kakikatnya saja hal tersebut sudah sangat luar biasa.

Bila benar-benar Anda perhatikan ada beberapa manusia yang mengaku telah makrifat. Jarang sekali orang yang berkata Aku baru Syariat, Tarikat atau Hakikat. Atau yang mengatakan Aku hanya manusia biasa, bahkan sebuah lirik lagu ada yang berkata demikian. Hal inilah yang menjadi sebuah kunci bahwa siapapun yang telah mencapai makrifat atau hakikat maka akan jauh berkata sedemikian apalagi sampai mengaku telah demikian.

Dalam ilmu islam mengatakan bahwa makhluk diciptakan untuk tidak memiliki rasa sombong walaupun dalam wujud apapun. Coba saja dalami dan Anda amati bahwa orang yang pandai berkata bahwa dia pandai justru kenyataannya adalah sebaliknya. Bahkan terkadang yang mengatakan hal tersebut ternyata diam-diam dan pura-pura tidak tahu jika benar-benar mengerti tentang agama islam. Mereka biasanya akan berendah hati serendah-rendahnya.

 Ilmu islam

Ilmu islam

Berikut Penjelasan Tentang 4 Tingkatan Ilmu Islam

  1. Syariat (Islam)merupakan hukum dan aturan yang seluruhnya mengatur sendi kehiduoan umat muslim. Ilmu islam ini selain berisi tentang hukum dan aturan islam juga berisi tentang penyelesaian masalah dalam seluruh hidup ini. Sehingga sebagian penganut islam mengatakan bahwa Syariat adalah panduan yang menyeluruh dan sempurna untuk keseluruhan hidup manusia untuk kehidupan dunianya.
  2. Tarekat berasal dari kata Thariqah yang artinya adalah jalan. Maksud dari kata jalan ini adalah suatu jalan yang akan menuntun Kita untuk senantiasa bertaqwa. Sehingga Kita akan menjadi orang yang di ridhai Allah swt. Secara praktis tarekat adalah sekumpulan amalan-amalan lahir maupun batin yang memiliki tujuan untuk membawa seseorang menjadi orang yang bertaqwa.

Tarikat itu sendiri dalam ilmu islam terbagi menjadi 2 yaitu sebagai berikut:

  • Tarikat wajib:

Berupa amalan-amalan yang wajib, baik fardhu ain ataupun fardu kifayah yang wajib dilaksanakan oleh setiap umat muslim. Tarikat yang wajib utamanya adalah mengamalkan rukun islam. Amalan yang wajib ini akan membuat orang yang mengamalkannya bertaqwa dan memperkuat imannya yang semata-mata hanya karena Allah swt. Ilmu islam yang satu ini sudah di ada pada ketentuan Allah dalam Al-qur’an dan Al-hadist. Salah satu contoh dari amalan ini yaitu shalat, puasa, zakat, haji serta amalan wajib yang lainnya seperti menutup aurat, mencari rezeki yang halal dan masih banyak lagi hal yang lainnya.

  • Tarikat sunnah:

Tarekat sunnah merupakan sekumpulan amalan sunnah dan mubah yang diarahkan menjadi lima syarat ibadah untuk membuat orang yang mengamalkannya menjadi orang yang bertaqwa. Orang yang mengamalkan tarekat sunnah tentunya harus mengutamakan tarekat yang wajib terlebih dahulu. Sehingga tarekat sunnah ini dilakukan untuk menambah pahala Kita. Terdapat ribuan hal yang dapat menjadi tarekat sunnah seperti sholat sunnah, membaca Al-qur’an, berpuasa sunnah, zikir, wirid dan masih banyak contoh yang lainnya.

  1. Hakikat memiliki arti i`tikad yaitu kepercayaan sejati (mengenai Tuhan) sehingga dikatakan hakikat merupakan pekerjaan dari hati pemiliknya. Bagi orang yang menanamkan ilmu islam ini tidak akan mendengar dan melihat kecuali karena Allah. Bahkan gerak dan diamnya dalam hatinya adalah mengingat Allah karena memang semua yang Kita miliki adalah kekuasaan Allah. (Abdurrahman Siddik Al Banjari ,1857 kitab Amal Ma`rifat).

Terdapat beberapa ahli yang arti dari ilmu islam yang satu ini yaitu sebagai berikut:

  • Hakikat (Konsep Desain Interior II, Olih Solihat Karso) menurut Poerwadarminta,1984 hakikat adalah suatu kebenaran dan kenyataan. Hakikat disini memusatkan beberapa aspek yang lebih rumit menjadi keterangan yang ringkas. Hakikat mengandung pengertian kedalam aspek yang penting dan intrinsik dari benda yang di analisa.
  • Hakikat menurut (Partanto, pius A, M. Dahlan al barry, Kamus Ilmiah Populer, 1994, Arkola, Surabaya). Berasal dari kata arab yaitu Haqqo, yahiqqu yang artinya kebenaran. Sedangkan kamus ilmiah menyebutkan bahwa hakikat adalah hal yang sebenarnya, sesungguhnya, atau suatu keadaan yang nyata.
  • Terdapat istilah bahasa hakikat dari kata Al-Haqq yang artinya kebenaran. Jika mengatakan arti hakikat digunakan untuk mencari suatu kebenaran.
  1. Makrifat dari segi bahasa ma’rifat berasal dari kata arafah yang artinya suatu pengetahuan dan pengalaman. Berupa perpaduan dari syariat, tarikat, dan hakikat sehingga akan menuju kepada mengenal Allah serta Ilmu Islam. Tujuan dari belajar ilmu islam ini karena untuk meningkatkan keimanan Kita sehingga diperolehnya ridha Allah dan kedamaian Kita di dunia dan akhirat. Semua ajaran ini sudah ada dalam kitab Al-qur’an dan dan syariat Rasulullah saw:

Mengenal makrifat akan memunculkan sejumlah pertanyaan-pertanyaan dari beberapa orang yang ingin meningkatkan keimanannya. Pertanyaan tersebut seputar hal di bawah ini:

  • Apa makrifat itu?

Makrifat artinya pandai, mengerti, memahami dan melaksanakan dengan sempurna. Dalam pendekatan ilmu islam ini jarang sekali orang yang mampu untuk memenuhi makrifat apalagi menguasai tahap tersebut. Mutlak saja, karena syarat untuk mekrifat adalah wahyu. Wahyu turun hanya kepada nabi-nabi dan Rasulullah.

  • Mengapa harus mendapat wahyu makrifat?

Mudah saja Kita cerna, jika melihat arti dari makrifat maka bagaimana seluruh aturan dan ketentuan akan berawal jika tanpa wahyu? Karena wahyu merupakan hidayah yang Allah berikan untuk manusia yang benar-benar beriman kepadanya.

  • Bagaimana cara menjadi makrifat?

Sulit untuk menjadi makrifat. Namun jika mengatakan hal yang mustahil dapat Kita simpulkan lagi bahwa tidak ada hal yang tidak mungkin jika Allah telah berkehendak. Namun makrifat disini diperoleh jika Kita telah mendapat wahyu, sedangkan untuk mendapat wahyu Allah Kita harus memiliki derajat yang sama seperti nabi.

Baca juga : https://www.panjangbanget.com/cara-ampuh-memulai-bisnis-online/

Seringkali Kita dengar tentang konsep manunggaling kawula gusti yaitu bersatunya antara ciptaan dan sang pencipta. Namun hanya kedekatannya yang dikatakan menyatu. Sehingga dalam semua tahap ilmu islam yang telah dijelaskan diatas hanya seorang nabi yang mampu untuk melaksanakannya. Sebab nabi memiliki sifat yang sudah lepas dari dunianya, yang mereka lakukan adalah semata-mata untuk Allah dan akhiratnya.

shares