Baterai Smartphone Cepat Habis? Simak Tips Ini Agar Lebih Tahan Lama

Baterai Smartphone Cepat Habis? Simak Tips Ini Agar Lebih Tahan Lama! Kemajuan teknologi menuntut masyarakat untuk lebih cepat dalam melaksanakan segala sesuatu. Untuk lebih efektif menggunakan waktu maka tercipta beberapa alat canggih yang mempermudah pekerjaan dan aktivitas lainnya seperti smartphone. Jika dahulu ada ponsel yang memudahkan untuk telepon dan mengirim pesan, kini perlahan tergantikan dengan smartphone yang memiliki fitur lebih canggih dan lengkap. Tentu saja kapasitas baterai smartphone yang digunakan harus lebih berkualitas dibandingkan ponsel sederhana.

baterai smartphone

baterai smartphone

Smartphone dapat memuat berbagai aplikasi mulai dari menggambar, game hingga aplikasi untuk keperluan bisnis. Semua fitur canggih kini ada dalam genggaman. Jumlah masyarakat yang menggunakan smartphone pun sudah banyak. Kini berbagai merk bermunculan dengan menawarkan fitur-fitur yang menjadi andalan untuk menarik perhatian pembeli. Penjualan berbagai perlengkapan smartphone pun menjadi bisnis yang menguntungkan dan tak dapat dipandang sebelah mata. Contohnya banyak yang berbisnis baterai smartphone, aksesoris serta pulsa elektrik. Untuk mengetahui pengetahuan umum lebih lengkap lainnya Anda bisa simak disini.

Smartphone tanpa aksesoris dan pulsa bisa dibilang seperti sayur tanpa garam. Meski tak semua aksesoris memiliki nilai fungsional bila dibandingkan dengan baterai smartphone, namun setidaknya aksesoris bisa mempermanis tampilan. Segmen smartphone dengan baterai smartphone besar sangat memiliki penggemar yang cukup banyak, khususnya di Indonesia. Salah satu alasannya adalah tidak repot untuk mengisi ulang baterai lebih dari satu kali sehari.

Salah satu faktor pendukung berikutnya yang membuat baterai smartphone jumbo laku di pasaran adalah tren berbagai aplikasi mobile yang terus meluas. Dengan demikian, konsumen pastinya akan melihat daya baterainya ketika memilih smartphone. Smartphone dengan kapasitas baterai 3.000-3.500 mAh adalah hal yang biasa. Untuk mereka yang menyukai baterai smartphone besar, akan langsung berminat dengan daya 4.000-4.500 mAh. Biasanya dengan daya tersebut membuat smartphone tidak perlu diisi ulang lebih dari satu hari.

Baterai Smartphone Cepat Habis

Baterai ion lithium atau baterai isi ulang merupakan salah satu penemuan yang bisa dikatakan luar biasa. Pasalnya baterai ion litium ini berperan sebagai nyawa dalam gadget yang kita gunakan seperti baterai smartphone, laptop, kamera, powerbank dan gadget lainnya.

Di era modern ini penggunaan gadget sangat diperlukan terutama smartphone. Smartphone kini sudah menjadi sebuah kebutuhan primer untuk sebagian orang. Segala aktivitas bahkan informasi pekerjaan dapat disampaikan melalui smartphone, tak heran banyak orang yang menginginkan baterai smartphone terbaik. Faktor inilah yang mendorong berbagai merk smartphone berlomba-lomba untuk menggunakan teknologi terbaru pada smartphone yang mereka produksi.. Kerusakan yang sering terjadi pada baterai sebenarnya bukan salah pabrik pembuat baterai. Penyebab yang sering terjadi adalah karena jarangnya memperhatikan baterai ion litium tersebut.

Tips Agar Baterai Smartphone Tahan Lama

Baterai merupakan komponen penting yang membuat smartphone aktif agar dapat digunakan. Secanggih apapun sebuah smartphone, akan sangat merugikan jika baterai smartphone di dalamnya cepat habis dan tidak awet. Jadi selain tampilan yang menarik dan fitur di dalam smartphone, perhatikan pula komponennya terutama baterai. Berikut ini beberapa hal yang perlu diperhatikan agar baterai tidak cepat habis:

Baca Juga : https://www.panjangbanget.com/internet-marketing-cara-meningkatkan-profit/

  1. Segera Charge Baterai Pada Awal Membeli Gadget

Saat pertama kali membeli smartphone tentunya penasaran ingin terus memakainya. Padahal menghabiskan baterai saat baru membeli adalah tindakan yang kurang tepat. Sebenarnya baterai smartphone cukup bertahan ketika lemah, namun tentu saja selanjutnya baterai litium tidak akan bisa bertahan lebih lama. Apabila daya listrik habis, baterai litium justru akan rusak bahkan tidak bisa di charge kembali. Jadi, usahakan jangan sampai benar-benar habis. Segera charge sebelum ada peringatan baterai lemah.

baterai smartphone

baterai smartphone

 

  1. Perhatikan Kalibrasi Baterai Smartphone

Kondisi indikator baterai smartphone menandakan penuh namun ternyata tidak, itu tandanya perlu dikalibrasi. Cobalah untuk mengosongkan baterai dan isi ulang hingga kembali penuh, Lakukan rutin jika sudah mencapai 30 kali melakukan charge atau saat indikator baterai lemah. Biasanya hal ini terjadi karena sering meng-charge baterai dan menyebabkan semakin berkurangnya daya baterainya.

  1. Waspada Baterai Smartphone Saat Suhunya Ekstrim

Sangat berbahaya bagi baterai smartphone litium jika suhunya terlalu panas. Suhu ekstrim sangat mempengaruhi daya tahan baterai litium. Jangan hanya memperhatikan kondisi fisik smartphone tapi perhatikan juga kondisi baterainya.

  1. Tak Perlu Menunggu Baterai 100%

Terkadang merasa lama menunggu charge hingga baterai smarthphone sampai 100%, itu merupakan hal yang wajar. Baterai ion lithium lebih efektif pada kisaran 40-90% jadi tidak perlu menunggu sampai 100%. Jika kurang atau melebihi kapasitas tersebut justru berdampak buruk bagi kondisi korosi baterai.

  1. Hindari Charge Terus Menerus Semalaman

Ketika anda meng-charge smartphone dalam waktu yang cukup lama atau semalaman penuh, diibaratkan mengisi suatu wadah dengan air secara terus menerus maka isinya akan penuh dan meluber. Kondisi ini yang terjadi pada baterai smartphone sehingga cepat rusak.

  1. Kualitas Baterai Smartphone

Perhatikanlah baterai smartphone ketika membeli yang baru. Jika harus ganti baterai usahakan yang sama dengan setelan pabrik. Hal ini dikarenakan setiap tipe dan jenis gadget memiliki standar pabrik yang berbeda.

  1. Gunakan Fitur Battery Saver

Smartphone atau android lebih banyak menguras baterai karena mulai dari tampilan layar yang lebih canggih dari ponsel biasa. Beberapa smartphone keluaran terbaru dilengkapi dengan fitur Battery Saver. Dengan adanya fitur ini, maka dapat menghemat pemakaian baterai smartphone yang digunakan.

  1. 8. Memilih Aplikasi yang Tepat

Tak semua aplikasi ramah terhadap baterai smartphone. Perlu lebih cermat memilih aplikasi yang tepat agar baterai tak boros (Lifehacker). Jangan tergiur dengan iming-iming diskonan sebuah online shop. Prioritaskan untuk memilih aplikasi yang penting saja. Aplikasi yang biasanya membuat baterai terkuras habis adalah online shop yang mengharuskan perangkat menyalakan fitur GPS yang cukup memboroskan baterai.

  1. 9. Disable Aplikasi Bawaan (Blostware)

Terdapat beberapa aplikasi bawaan (Bloastware) yang disematkan di smartphone yang tak bisa diunistall. Aplikasi tersebut ternyata dapat mempengaruhi baterai smartphone. Jika demikian, maka cukup disable aplikasi bawaan tersebut.

  1. 10. Gunakan Fitur Night Mode

Fitur ini tentu sangat membantu dalam menghemat daya baterai smartphone. Sekaligus membuat kesehatan mata terjamin. Gunakan fitur ini ketika di dalam ruangan saja, setidaknya untuk mengurangi penggunaan daya yang dikeluarkan.

  1. 11. Hindari Penggunaan Auto Brightness

Fitur Auto Brightness memudahkan untuk melihat berbagai konten yang ditampilkan ke layar. Namun, fitur ini dapat menguras daya baterai smartphone. Maka dari itu jangan gunakan fitur seperti ini, yang kadang malah tak akurat menyesuaikan kondisi ruangan.

Baca juga : https://www.panjangbanget.com/penemuan-fenomenal-misterius/

Beberapa cara di atas dapat dilakukan tiap saat. Jika dengan penerapan yang benar, baterai smartphone dapat bertahan lebih lama dan tak cepat habis sampai dua hari tanpa di isi ulang. Jangan hanya digunakan, tapi perhatikan pula komponen smartphone agar tetap berjalan dengan baik. Jika awet, smartphone tersebut dapat terus digunakan dan membantu aktivitas sehari-hari.

shares